Puluhan Santriwati PP. Shalafiyah Safi’iyah Situbondo Asal Bondowoso Kembali ke Pondok

Puluhan Santriwati PP. Shalafiyah Safi’iyah Situbondo Asal Bondowoso Kembali ke Pondok

Bondowoso Jatim — Lebaran idul Fitri 1444 H, telah berlalu, namun kemeriahan suasana lebaran masih terasa hingga saat ini. Setelah sebulan masa libur puasa tidak berjumpa kerabat dan teman sekolah. Pada Selasa (02/05/2023) para santriwati PP. Shalafiyah Syafi’iyah Sukorejo kabupaten Situbondo, yang berada di Bondowoso berkumpul di SMP NU.

Para santriwati berkumpul di SMP NU jalan raya Pakisan desa Bataan kecamatan Tenggarang kabupaten Bondowoso, untuk kembali ke pondok secara bersama-sama.

“Kami tentunya sedikit sedih harus berpisah lagi dengan orang tua dan sanak saudara. Tetapi demi cita-cita saya harus kembali ke pondok untuk belajar,” ucap Ainun Rismatul Aini.

“Sedih campur senang, bisa bertemu lagi dengan teman yang sudah sebulan lebih tidak bertemu. Namun seperti kata Ainun, kita harus tekun mengikuti pelajaran kembali ke pondok demi Cita-cita. Tentunya demi membanggakan orang tua juga,” imbuh Zaitun Kamila di sela waktu menunggu keberangkatan.

Aturrochman S.Ag selaku koordinator pemberangkatan, menjelaskan sub rayon IKSASS kecamatan Tenggarang kabupaten Bondowoso, ada 55 santriwati yang siap diberangkatkan dengan dua bus.

“Kita menyiapkan dua bus pariwisata untuk memberangkatkan kembali adik-adik kita ke pondok. Total ada 15 bus yang akan mengantarkan hari ini. Nanti berkumpul dahulu di desa Prajekan, lantas berbarengan menuju pondok.” kata Rochman.

Di tempat terpisah Aisyah siswi SD SAIC (Sekolah Alam Insan Cendekia), yang berlokasi di desa Nangkaan kabupaten Bondowoso, menyambut hari pendidikan nasionalĀ  dengan kegembiraan.

“Saya di hari ini sangat senang,karena tadi selesai upacara sama ustadzah diberi kebebasan untuk bermain menciptakan kreativitas. Dan hasilnya dipersembahkan kepada ustadzah,” ucap Aisyah siswi kelas 5 SAIC.

“Saya membuat puisi yang isinya agar para guru selalu sehat agar bisa mendidik kita lebih baik. Memberi ilmuĀ  yang nantinya untuk kemakmuran negeri Indonesia ini,” ucap Aisyah seraya membacakan sepenggal puisi ciptaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *