Minggu, September 26, 2021
Beranda Daerah Oknum LSM Diduga Kondisikan Dugaan Jual Beli Jabatan Di Desa Pejok Kecamatan...

Oknum LSM Diduga Kondisikan Dugaan Jual Beli Jabatan Di Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru

Berdikaripos.com | Bojonegoro – Kekosongan dua jabatan Perangkat Desa (Perades) di Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru, yakni Sekretaris Desa dan Kepala Dusun Karang Pilang, menyisakan sebuah permasalahan.

Pasalnya kekosongan 2 jabatan tersebut diperebutkan oleh 41 calon Perades, yakni 30 orang mencalonkan sebagai Sekretaris Desa, mundur 2 orang calon karena “suatu hal”, sisa 28 orang. Sedangkan untuk jabatan Kepala Dusun diperebutkan oleh 13 orang calon.

Salah satu calon Perades yang mendaftarkan diri sebagai calon Sekretaris Desa (Sekdes) bernama Ikhsan warga Desa Pejok. Saat didatangi di kediamannya oleh Tim Jurnalis, Minggu (19/09/2021) untuk mengklarifikasi kebenaran dugaan jual beli jabatan di Desa Pejok Oleh Oknum LSM berinisial JK, tidak berani menemui, hanya orang tua Ikhsan atas nama Sofyan yang menerima kedatangan Tim Jurnalis.

Saat disinggung mengenai anaknya yang mengeluarkan uang sebesar Rp. 200 Juta untuk dijanjikan menduduki jabatan Sekdes tetapi gagal dalam seleksi/ujian Perades, Sofyan menuturkan, “Benar mas itu uang Rp. 200 Juta untuk menjadi Sekretaris Desa, saya berikan uang itu langsung kepada oknum JK, disalah satu rumah kenalan saya, dengan janji kalau tidak jadi akan dikembalikan, dan terbukti sudah dikembalikan Rp. 100 Juta, yang kekurangannya akan dilunasi secepatnya, setelah dipotong biaya sekolah pencalonan perangkat,” kilah Sofyan menutupi sesuatu.

Keterangan : Orang tua Ikhsan

Menurut kacamata Jurnalis, jika satu calon Perades saja dipungut biaya perorang Rp. 200 Juta, terus bagaimana kalau yang daftar mencalonkan diri sebagai Perades sebanyak 41 orang, terus yang terpilih sebagai Perades harus berapa ratus juta lagi untuk setor ?!

Oknum LSM JK saat dikonfirmasi Tim Jurnalis, menjawab dengan enteng meremehkan, “Nanti sampean tanya saja sama rekan media lainnya siapa saya,” ujarnya.

Berdalih sudah ada pengembalian uang kepada orang tua Ikhsan, oknum JK membeberkan bukti foto pengembalian uang kepada rekan-rekan jurnalis. Apapun alibi dari JK, niat awal adalah jual beli jabatan, kasus tetap berjalan meski sudah ada pengembalian uang.

Keterangan Foto – Oknum LSM : JK

Kepala Desa Pejok (Guntur Priyanto), saat didatangi Jurnalis di kediamannya, sedang tidak berada di tempat.

Sedangkan Camat Kepohbaru (Dra. Sri Nurma Arifa, MM.), saat dikonfirmasi via WhatsApp, tidak merespon pertanyaan yang diajukan oleh Jurnalis, padahal WhatsApp dalam keadaan online. (Redaksi)

RELATED ARTICLES

Populer

Komunitas Football Traveler Jalin Silaturahmi Lewat Sepakbola

Berdikaripos.com | Lamongan - Gaya baru bermain bola sembari traveling pun diyakini dapat menjadi pilihan bagi pecinta sepak bola yang suka berpergian sambil olahraga....
error: Content is protected !!