Mendekati Lebaran 1444 H, Harga Sayur Mayur di Pasar Induk Bondowoso Merangkak Naik

Mendekati Lebaran 1444 H, Harga Sayur Mayur di Pasar Induk Bondowoso Merangkak Naik

Bondowoso-Jatim — Mendekati Lebaran 1444 H, hampir semua kebutuhan pokok, sembako , daging, sayur mayur di Pasar Induk Bondowoso mulai merangkak naik.

Sampai hari Sabtu (15/04/2023) belum ada lonjakan kenaikan.  Hanya terjadi hanya ada sedikit naik turun harga tomat sejak pagi sampai malam.

“Untuk harga tomat tadi pagi harga perkilo berkisar Rp15.000,00 lantas di sore hari sampai malam ini turun menjadi Rp10.000,00.” Kata Hajjah RIS.

Kata pedagang sayur di Pasar Induk kota Bondowoso ini, sebelum Ramadan harga tomat sempat anjlok drastis ke Angka Rp1.000,00 per kilogram di pasar induk tersebut .

“Sampai malam ini Lombok dan cabe besar merah harganya sudah menembus angka Rp35.000,00 per kilogram. Padahal dua hari yang lalu masih berkisar di angka Rp25.000,00,” lanjutnya.

Menurutnya, kenaikan harga tidak bisa dihindari apabila mendekati hari raya Idul Fitri setiap tahun. Hal ini dikarenakan  bahan pokok dan sayur perlahan akan berkurang.

“Ini saja saat ini pasokan barang barang tersebut sudah berkurang, banyak mobil pengangkut antar sayur sudah berkurang,” pungkas Hajjah RIS

Sementara, menurut ibu Essy  yang sehari-hari membuka warung nasi di desa Bataan menjelaskan bahwa kenaikan harga masih wajar.

“Saya yang hampir tiap hari belanja untuk kebutuhan di warung, harga berapapun kalau itu saya butuhkan ya tetap saya beli.’ Ungkap Essy.

Kata dia, Lombok besar dua hari kemarin harganya Rp25.000,00 per kilogram. Dan malam ini sudah tembus di harga Rp35.000,00.

“Meski harganya naik, tetap saya beli demi pelayanan pada pelanggan.” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *