Selasa, Oktober 26, 2021
Beranda HANKAM Lecehkan Profesi Wartawan, Persatuan Wartawan Di Bojonegoro Boikot Oknum Wartawan Yang Memberitakan...

Lecehkan Profesi Wartawan, Persatuan Wartawan Di Bojonegoro Boikot Oknum Wartawan Yang Memberitakan Negatif Tentang Wartawan

Berdikaripos.com | Bojonegoro – Menyikapi pemberitaan yang melecehkan profesi wartawan, yakni dengan menyebut wartawan sebagai pemburu amplop Kades (Kepala Desa) membuat Persatuan Wartawan di Bojonegoro geram, oknum wartawan tersebut sakit hati karena tidak kebagian amplop dari kegiatan pelantikan di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, hal itu membuat oknum wartawan memberitakan hal yang justru mencoreng profesinya sendiri.

Hal ini ia lakukan lantaran sakit hati karena kemarin tidak kebagian amplop.
Perlu tindakan tegas dalam menyikapi pemberitaan yang menjatuhkan profesi kejurnalistikan di Kabupaten Bojonegoro.
Persatuan Wartawan di Bojonegoro pun harus mengambil sikap mengenai pemberitaan yang melecehkan profesi wartawan ini.

“Wong dia yang memberitakan tentang wartawan pemburu amplop juga malah nomer satu kalau dikasih amplop ngroyok disek,” ujar rekan Wartawan yang tidak mau disebut namanya.

Yang artinya kurang lebih seperti ini, “Dia (Oknum wartawan) yang memberitakan wartawan sebagai pemburu amplop Kepala Desa, justru malah nomor satu kalau merebut amplop, kecuali dia anti amplop dari Kepala Desa, wong dia selalu mendahului kalau rebutan”.

Pemberitaan oleh oknum wartawan juga menyinggung karya kejurnalistikan dengan menyebut tulisan wartawan tidak sesuai dengan sari kata bahasa indonesia, padahal cara penulisan oknum wartawan tersebut justru malah tidak sesuai dengan etika kejurnalistikan.

Rekan-rekan wartawan Bojonegoro pun tidak tinggal diam menindaklanjuti pemberitaan yang melecehkan profesi wartawan tersebut.

“Kami wartawan tidak sekedar datang ke instansi-instansi hanya sekedar minta amplop, melainkan kita datang lantaran ada data atau temuan, semua yang diberitakan oknum wartawan tersebut berlawanan dengan kondisional di lapangan, toh dia juga minta amplop Kades,” ucap salah satu wartawan Bojonegoro.

Sampai berita ini diturunkan belum ada tindakan tegas dari Persatuan Wartawan atau Komunitas Wartawan di Bojonegoro untuk memberi tindakan terhadap oknum wartawan yang memberitakan dengan melecehkan profesi wartawan secara negatif. (Redaksi)

RELATED ARTICLES

Populer

Semarakkan HDKD 2021 Lapas Lamongan Berikan Layanan Menggunakan Baju Adat

Berdikaripos.com | Lamongan - Dalam rangkaian acara Hari Dharma Karyadhika (HDKD) Tahun 2021 seluruh UPT Jawa Timur mendapatkan arahan Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur untuk...
error: Content is protected !!