Jumat, Juni 18, 2021
Beranda HANKAM Kapolres Bersama Dandim 0821 Lumajang Kompak Aktifkan SKD Dalam Rangka Harkamtibmas Dan...

Kapolres Bersama Dandim 0821 Lumajang Kompak Aktifkan SKD Dalam Rangka Harkamtibmas Dan Pengamanan Idul Fitri, Serta Pimpin Apel Satgas Keamanan Desa Rayon Barat

Berdikaripos.com | Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si bersama Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf. Andi Ariyanto Wibowo, S.Sos., M.I.Pol. kembali memimpin apel kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H Satuan Keamanan Desa Kabupaten Lumajang.

Apel tersebut dilaksanakan di lapangan pasar Agro Desa Senduro Kecamatan Senduro, Jumat (7/5/2021) pukul 16.00 Wib.

Hadir dalam apel kesiapan pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H ini, Forkopimca Kecamatan Senduro, Kecamatan Padang, Kecamatan Pasrujambe dan Kecamatan Gucialit dan kades se- kecamatan Senduro.

Peserta apel diikuti 280 personel dari Satgas Keamanan Desa (SKD) masing-masing desa di 4 Kecamatan wilayah Rayon Barat, Kecamatan Senduro, Kecamatan Padang, Kecamatan Pasrujambe dan Kecamatan Gucialit.

Dalam sambutanya, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, hari ini apel kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah Satuan Keamanan Desa Kabupaten Lumajang khusus rayon barat, sebelumnya dilaksanakan di Rayon tengah, selatan, utara dan timur.

“Saya bersama Pak Dandim akan memberikan arahan terkait kegiatan kita menyambut Idul Fitri 1442 H, salam dari Bapak Bupati untuk rekan-rekan SKD di wilayah rayon Barat.” tutur AKBP Eka Yekti.

Membahas soal Covid tentunya hingga tahun ini belum ada tanda-tanda akan reda, bahkan negara tetangga Singapura dan Malaysia serta India sedang mengalami peningkatan kasus Covid yang tak terkendali.

“Alhamdulillah Lumajang sudah satu bulan lebih pada posisi kuning dan semoga segera menuju zona hijau. Tetangga Jember dan Malang masih orange, Senduro yang berbatasan langsung dengan Malang, kita antisipasi.” kata Kapolres kepada seluruh peserta apel.

Pemerintah telah mengeluarkan Kebijakan terkait larangan mudik, namun disisi lain Pekerja Migran Indonesia dari luar negeri diijinkan untuk pulang.

 

 

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti menyampaikan harapannya kepada para SKD apabila ada warganya yang baru pulang dari luar negeri atau daerah lain agar dihimbau diisolasi dahulu selama 3 hari di Balai desa.

“Isolasi ini tak lain untuk antisipasi penyebaran Covid 19, dimana kita tidak tahu akan terkena dimana. Agar dihimbau juga kepada para pendatang ini untuk test rapid antigen atau swab sampai benar-benar negatif hasilnya.” tambah AKBP Eka

Lebih lanjut Kapolres Lumajang juga menyampaikan bahwa tenaga kerja yang pulangĀ  nantinya akan dijemput oleh Kabupaten di Surabaya, lalu oleh Desa akan dibawa ke Puskesmas untuk isolasi, tidak langsung ke rumah.

“Untuk rekan-rekan SKD Senduro yang berbatasan langsung dengan Malang mohon bantuannya apabila menjumpai pemudik untuk diputar balik, yang bisa melintas hanya kendaraan pengangkut sembako, bbm, ambulance, damkar, kendaraan dinas.” jelas Kapolres.

Di Jatim telah ditetapkan rayonasisasi, warga Lumajang bisa keluar masuk di wilayah Jember, Bondowoso, Situbondo, karena satu rayon, namun tidak boleh keluar ke Probolinggo, Malang dan Banyuwangi, apalagi ke Surabaya, hal ini berlaku mulai tanggal 6 s/d 17 Mei 2021.

“Terkait Kriminalitas, TNI Polri berharap SKD juga membantu dalam hal harkamtibmas, keamanan adalah kesepakatan, jika kita sepakat, keamanan akan terwujud, Siskamling hidup, SKD jalan, komunikasi lewat radio HT juga intens.” terang AKBP Eka Yekti.

Terakhir, Kapolres menyampaikan bahwa nanti akan ada 2 perayaan agama dalam satu hari, umat Nasrani merayakan kenaikan Isa Almasih dan umat Musim merayakan Idul Fitri, Kapolres berharap seluruh peserta mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah masing-masing.

Dandim 0821 Lumajang juga turut menyampaikan arahannya dalam apel kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H Satgas Keamanan Desa rayo barat.

“Ketegasan terhadap Pekerja Migran Indonesia, sampai hari ini sudah ada 94 yang masuk ke wilayah Lumajang. PMI ini akan ditampung di Surabaya selama 2 hari, jika negatif akan dijemput oleh Kabupaten masing-masing dan diisolasi lagi di posko PPKM Mikro selama 3 hari” tutur Dandim

Dandim mengajak seluruh peserta apel agar bersama-sama mengawasi dan mengamankan terkait kedatangan PMI agar Lumajang terhindar dari penyebaran Covid 19

“Meskipun kita telah divaksin 2 kali, itu bukan jaminan kita bebas dari Covid, kecuali kita patuh protokol Kesehatan.” tambah Dandim 0821 Lumajang.

Berbicara soal Kriminalitas, situasi kamtibmas di Lumajang cenderung membaik, keamanan meningkat semenjak diaktifkannya kembali Satgas Keamanan Desa.

“Lumajang ini kota wisata, ini potensi terjadinya kerumunan di tempat wisata, selalu berikat himbauan di tempat-tempat wisata untuk patuh Protokol Kesehatan.” pungkas Dandim 0821 Lumajang. (Humas, Redaksi)

RELATED ARTICLES

Populer