Cikal Bakal Berdirinya PMR MTs. Al-Azhar Jember Diprakarsai Guru Mantan Relawan PMI

Cikal Bakal Berdirinya PMR MTs. Al-Azhar Jember Diprakarsai Guru Mantan Relawan PMI

Jember —  Sungguh unik cerita berdirinya PMR MTs Al-Azhar Kabupaten Jember. Awal mula berdirinya eskul PMR MTs Al-Azhar Jember diprakarsai oleh Sri Agustin, salah satu guru MTs Al-Azhar yang sebelumnya tercatat aktif sebagai relawan PMI Kabupaten Jember.

PMR MTS Al-Ahar Jember berada di lingkungan pondok pesantren yang bertempat di Jl. W. Monginsidi Gg. Pesantren Kauman Muktisari Tegal Besar Kaliwates Jember.

Sri Agustin menceritakan motivasi yang melatar belakangi terbentuknya ekskul PMR di MTs Al-Azhar Jember. “Sering terjadinya kecelakaan di lingkungan sekolah yang disebabkan faktor anaknya sendiri, dan terkadang faktor sarana prasarana disekolah, sehingga siswa perlu dibekali materi pertolongan pertama,” ujar Sri Agustin.

Menurut dia, PMR MTs Al-Azhar Jember menjadi wadah siswa yang memiliki keterampilan pertolongan pertama pada kecelakaan atau cidera yang biasanya sering terjadi dilingkungan sekolah.

“ PMR menjadi wadah pembinaan siswa untuk mendapatkan pemahaman tata cara pertolongan pertama pada cidera atau luka ringan dan dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.” Ungkapnya.

Sejak tahun pelajaran  2020-2021 diawali, kegiatan ekstrakurikuler PMR dan orientasi Kepalangmerahan serta pemberian materi pertolongan pertama pada siswa MTs. Al-Azhar Jember.

Bahkan mereka juga sempat melaksanakan kegiatan memberikan bantuan pada korban banjir sungai bedadung yang terjadi pada 6 Februari 2021.

PMR MTs  Al-Azhar Jember mengalami kemajuan, atas persetujuan Kepala MTS. Al-Azhar Jember, pada tahun pelajaran 2022-2023, PMR MTs. Al-Azhar Jember didaftarkan eksistensinya dan mulai mendapatkan pembinaan langsung dari PMI Kabupaten Jember.

Selanjutnya, tanggal 24 Desember 2022 PMR MTs. Al-Azhar Jember mengadakan DIKLATSAR angkatan pertama bertempat di markas  PMI Kabupaten Jember.

“Saat ini PMR MTs. Al-Azhar Jember mendapatkan tugas khusus dari sekolah untuk memberikan pertolongan dasar  dalam segala situasi.” Pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *